GERHANA KEMBAR CLARA NG PDF

Kehidupan awal[ sunting sunting sumber ] Ng lahir di Jakarta pada 28 Juli dengan nama Clara Regina Juana dan menetap di Kemayoran. Ia mulai membaca sejak usia kecil, bahkan laporan menyebutkan ia telah membaca terjemahan The Adventures of Tintin sewaktu TK. Karya tersebut diklasifikasikan sebagai sastra populer. Judulnya diangkat oleh Ng sebagai simbol homoseksualitas, berdasarkan representasi Matahari sebagai pria dan Bulan sebagai wanita.

Author:Kigall Ganos
Country:Libya
Language:English (Spanish)
Genre:Politics
Published (Last):18 December 2009
Pages:459
PDF File Size:2.79 Mb
ePub File Size:13.39 Mb
ISBN:982-7-93964-417-5
Downloads:43021
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shaktijind



Sejak novel pertamanya, Tujuh Musim Setahun Dewata Publishing, , Clara telah mengembuskan isu ini ke dalam novel-novel dewasanya. Menurut Clara, tema ini adalah tema yang sensitif dan malas disentuh oleh para penulis Indonesia.

Pendapat yang tidak sepenuhnya benar mengingat sebelumnya telah terbit karya-karya dengan tema serupa. Sebut misal, Mira W, penulis roman prolifik Indonesia, yang pernah menjadikan isu ini sebagai tema utama novelnya, Relung-relung Gelap Hati Sisi Gerhana Kembar, novel Clara kesembilan yang bertema lesbianisme, diakuinya Dari Meja Clara Ng ditulis setelah kerja dan riset yang teliti.

Sebuah kegembiraan bagi Clara, karena untuk pertama kalinya, novelnya berhasil menjadi cerita bersambung di harian Kompas Oktober Januari Dan sebelum masa tayangnya, ternyata Gerhana Kembar telah diterbitkan sebagai buku oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama Desember, Gerhana Kembar berkisah tentang Diana, perempuan penghujung an, yang tengah sekarat di rumah sakit karena kanker.

Sembari menghitung-hitung sisa hidupnya, Diana teringat seorang yang sangat dicintainya, seorang bernama Selina. Sementara Diana tergoler di rumah sakit, Lendy, cucu semata wayang Diana, menemukan sebundel naskah tua dan potongan-potongan surat di dalam lemari baju neneknya, saat mencari akta kelahiran sang nenek.

Naskah itu ditulis oleh penulis berinisial F. S yang kemudian diketahui Lendy sebagai Felicia Diana Sutanto, neneknya. Sebagai editor buku di sebuah penerbit berkelas seperti Altria Media, Lendy terkejut menemukan kisah cinta tidak biasa yang ditulis dengan bagus. Semakin larut dalam naskah itu, Lendy semakin yakin bahwa kisah yang ditulis neneknya itu adalah sebuah kisah nyata. Lendy bertanya-tanya, sebenarnya, siapakah Fola Damayanti dan Henrietta? Dikisahkan, setelah berpisah 3 tahun Fola bertemu Henri yang tidak bisa berhenti mencintainya tahun , hlm.

Ada ketidaktelitian soal tahun, seharusnya 2 tahun, karena mereka bertemu terakhir kali tahun ketika Henri mencium Fola bab 4. Fola telah menikahi Erwin, seorang dokter, dan saat itu dalam keadaan hamil. Henri berniat mengajak Fola untuk hidup bersama dengannya di Paris.

Tetapi, keinginan Henri tidak bisa terwujud kendati Fola sudah bersedia mengikutinya. Terjadi peristiwa yang menjadi penghalang bersatunya cinta mereka. Setelah kematian Erwin, Fola bisa pergi ke Paris. Tetapi, Eliza, anaknya yang masih remaja, kembali dari Yogyakarta dan mengabarkan kehamilannya gara-gara berhubungan dengan seorang lelaki tak bertanggung jawab entah kenapa Eliza harus masuk SMA di Yogyakarta, seolah-olah Jakarta tidak punya SMA yang bagus.

Selanjutnya, Lendy mengetahui kalau naskah tua itu diletakkan di lemari neneknya dengan maksud supaya Lendy menemukannya. Karena naskah tua itu akan memberitahu Lendy sejarah keluarga yang juga menjadi sejarah keberadaannya di dunia. Fola Damayanti adalah Diana, sedangkan Henri adalah Selina. Anehnya, melalui dialog yang ada, Clara menggambarkan bahwa Selina, yang tinggal jauh di Paris, tahu persis di mana naskah tua itu di rumah Diana.

Apakah Diana mengatakan padanya waktu mengiriminya naskah 11 bab pada tahun ? Clara tidak menjelaskan. Untuk kedua kalinya, setelah Eliza gagal melakukannya, keluarga Diana bermaksud menebus kesalahan masa lalu, mempertemukan dua dewi bulan yang tengah gerhana, Selina dan Diana. Lendy akan ke Paris dan membujuk Selina agar mau kembali ke Jakarta, menengok Diana yang tengah sekarat. Tetapi, Selina tidak ingin kembali ke Jakarta. Kalau cinta Selina begitu besarnya kepada Diana, dan ia mengetahui Diana tidak terikat dengan siapa-siapa —setelah bebas dari masalah Eliza, kenapa ia tidak menemui Diana lagi dan meminta Diana untuk segera menemaninya di Paris?

Sebaliknya, kenapa Diana tidak pergi ke Paris mengingat kadar cintanya yang begitu pekat untuk Selina, apalagi setelah Eliza, putrinya, sudah cukup dewasa? Sedemikian terlukanyakah Selina untuk ketidakhadiran Diana dalam hidupnya pada tahun ? Sudah tibakah Selina pada batas penantian yang melelahkan? Gerhana Kembar ditulis dalam bentuk cerita berbingkai. Pertama, cerita tentang Lendy dengan pekerjaannya sebagai editor, kisah cintanya dengan Philip, serta perjalanannya menemukan kebenaran yang tersimpan sekian lama dari dirinya.

Secara bergantian, dengan urutan yang tidak runtut, kedua cerita itu mengisi novel ini. Seperti novel-novelnya terdahulu, istri Nicholas Ng ini bercerita dengan hidup dan enak dibaca. Tidak sulit mengikuti ceritanya karena ditulis dengan lancar dan seolah-olah tanpa beban. Lihat saja kehidupan Lendy, perempuan 27 tahun, sebagai seorang editor yang sibuk, relasinya dengan rekan-rekan kerja perempuan, dan kehidupan cintanya dengan sang kekasih, Philip. Benar-benar bergaya metropop.

Tampaknya, sulit bagi Clara untuk melepaskan diri dari genre novel Gramedia ini. Dalam bercerita, kadang Clara kehilangan kontrol.

Meski kilas balik ini dituturkan menggunakan narator orang ketiga, jelas cerita ini bergulir dari perspektif Eliza, jadi aneh saja ketika Clara menggambarkan pikiran dan perasaan Diana dan Selina. Tetapi, saya suka dengan cara Clara menutup novel ini. Bagi pembaca yang saking penasarannya jadi punya kebiasaan mengintip akhir novel sebelum waktunya bisa saja terkecoh. Dia tidak mengenal jenis kelamin," kata Lendy kepada Eliza hlm.

Pemahaman inilah yang membuat keluarga Diana bisa menerima keberadaan Diana sebagai seorang lesbian. Coba simak dialog antara Lendy dan Philip hlm.

PASHTO BOL CHAL PDF

GERHANA KEMBAR CLARA NG PDF

Sejak novel pertamanya, Tujuh Musim Setahun Dewata Publishing, , Clara telah mengembuskan isu ini ke dalam novel-novel dewasanya. Menurut Clara, tema ini adalah tema yang sensitif dan malas disentuh oleh para penulis Indonesia. Pendapat yang tidak sepenuhnya benar mengingat sebelumnya telah terbit karya-karya dengan tema serupa. Sebut misal, Mira W, penulis roman prolifik Indonesia, yang pernah menjadikan isu ini sebagai tema utama novelnya, Relung-relung Gelap Hati Sisi Gerhana Kembar, novel Clara kesembilan yang bertema lesbianisme, diakuinya Dari Meja Clara Ng ditulis setelah kerja dan riset yang teliti. Sebuah kegembiraan bagi Clara, karena untuk pertama kalinya, novelnya berhasil menjadi cerita bersambung di harian Kompas Oktober Januari Dan sebelum masa tayangnya, ternyata Gerhana Kembar telah diterbitkan sebagai buku oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama Desember,

KRZYSZTOF KOWALCZYK SUMATRA PDF

Gerhana Kembar

Resensi Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya membaca kisah dengan tema mirip seperti ini. Tentang seorang wanita yang diam-diam menyelingkuhi suaminya demi bersama wanita yang ia cintai, dan kisah ini memanjang sejauh tiga generasi! Kalau saya sudah pernah membaca cerita serupa rasa-rasanya cerpen Rahasia new form of self harm adalah mati matian ingin tahu apa yang bakal terjadi tapi memaksa diri membaca kata demi kata. Kalau saya sudah pernah membaca cerita serupa rasa-rasanya cerpen Rahasia Bulan karya Clara Ng di antologi berjudul sama mengungkit tema serupa maka cerita itu tidak sedalam Gerhana Kembar. Saya menyukai tokoh-tokoh yang ada dalam buku ini. Mungkin saking banyaknya tokoh kadang rasanya tidak semua tokoh digali sampai potensi terdalam, tetapi mereka cukup menghidupkan Gerhana Kembar.

Related Articles