ASKEP CA COLON PDF

Ada tiga type adenoma Colon : tubular,villous dan tubulo villous akan di bahas pada polips. Faktor yang menyebabkan adanya adenoma benigna atau manigna tumor tidak diketahui poliposis yang bergerombol bersifat herediter yang tersebar pada gen autosom dominan. Ini di karakteristikkan pada permulaan adematus polip pada colon dan rektum. Gejala paling menonjol adalah perubahan kebiasaan defekasi.

Author:Malamuro Kigashura
Country:Guadeloupe
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):27 January 2008
Pages:78
PDF File Size:15.72 Mb
ePub File Size:20.8 Mb
ISBN:704-9-27970-957-3
Downloads:15004
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Moogukus



Ada tiga type adenoma Colon : tubular,villous dan tubulo villous akan di bahas pada polips. Faktor yang menyebabkan adanya adenoma benigna atau manigna tumor tidak diketahui poliposis yang bergerombol bersifat herediter yang tersebar pada gen autosom dominan.

Ini di karakteristikkan pada permulaan adematus polip pada colon dan rektum. Gejala paling menonjol adalah perubahan kebiasaan defekasi. Pasase darah dalam feses gejala paling umum kedua. Gejala dapat juga anemia yang tidak diketahui penyebabnya, anoreksi, atau penurunan berat badan dan keletihan. Gejala yang sering dihubungkan dengan lesi sebelah kanan adalah nyeri dangkal abdomen dan melena feses hitam, seperti ter. Gejala yang sering dihubungkan dengan lesi sebelah kiri adalah yang berhubungan dengan obstruksi nyeri abdomen dan kram, penipisan feses, konstipasi dan distensi serta adanya darah merah segar dalam feses.

Gejala yang dihubungakan dengan lesi rektal adalah evakuasi feses yang tidak lengkap setelah defekasi, konstipasi dan diare bergantian, serta feses berdarah. Yaitu berkorelasi dengan faktor makanan yang mengandung kolesterol dan lemak hewan tinggi, kadar serat yang rendah, serta adanya interaksi antara bakteri di dalam usus besar dengan asam empedu dan makanan, selain itu dapat juga dipengaruhi oleh minuman yang beralkohol, khususnya bir.

Munculnya tumor biasanya dimulai sebagai polip jinak, yang kemudian dapat menjadi ganas dan menyusup, serta merusak; jaringan normal dan meluas ke dalam struktur sekitarnya. Tumor dapat berupa masa polipoid, besar, tumbuh ke dalam lumen, dan dengan cepat meluas ke sekitar usus sebagai striktura annular mirip cincin. Lesi annular lebih sering terjadi pada bagi rektosigmoid, sedangkan lesi polipoid yang datar lebih sering terjadi pada sekum dan kolon asendens.

Tumor dapat menyebar melalui : 1. Infiltrasi langsung ke struktur yang berdekatan, seperti ke dalam kandung kemih vesika urinaria. Penyebaran lewat pembuluh limfe limfogen ke kelenjar limfe perikolon dan mesokolon.

Melalui aliran darah, hematogen biasanya ke hati karena kolon mengalirkan darah balik ke sistem portal. Stadium pada pasien kanker kolon menurut Syamsu Hidyat diantaranya: 1.

Stadium I bila keberadaan sel-sel kanker masih sebatas pada lapisan dinding usus besar lapisan mukosa. Stadium II terjadi saat sel-sel kanker sudah masuk ke jaringan otot di bawah lapisan mukosa. Pada stadium III sel kanker sudah menyebar ke sebagian kelenjar limfe yang banyak terdapat di sekitar usus.

Stadium IV terjadi saat sel-sel kanker sudah menyerang seluruh kelenjar limfe atau bahkan ke organ-organ lain. Biasanya tumor ini tumbuh tidak terditeksi sampai gejala-gejala muncul secara berlahan dan tampak membahayakan.

Penyakit ini menyebar dalam beberapa metode. Tumor mungkin menyebar dalam tempat tertentu pada lapisan dalam di perut,mencapai serosa dan mesenterik fat. Kemudian tumor mulai melekat pada organ yang ada disekitarnya,kemudian meluas kedalam lumen pada usus besar atau menyebar ke limpa atau pada sistem sirkulasi. Sistem sirkulasi ini langsung masuk dari tumor utama melewati pembuluh darah pada usus besar melalui limpa,setelah sel tumor masuk pada sistem sirkulasi,biasanya sel bergerak menuju liver.

Tempat yang kedua adalah tempat yang jauh kemudian metastase ke paru-paru.

JAKTEN P DET PERFEKTA PA-LJUDET PDF

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN CARSINOMA COLON (CA COLON)

Penatalaksanaan 1. Medis Pasien dengan gejala obstruksi usus diobati dengan cairan IV dan pengisapan nasogastrik. Apabila terdapat perdarahan yang cukup bermakna, terapi komponen darah dapat diberikan. Pengobatan tergantung pada tahap penyakit dan komplikasi yang berhubungan. Pengobatan medis untuk kanker kolorectal paling sering dalam bentuk pendukung atau terapi anjuran. Terapi anjuran biasanya diberikan selain pengobatan bedah, mencakup kemoterapi, terapi radiasi, dan imunoterapi. Bedah Pembedahan adalah tindakan primer untuk kebayakan kanker kolon dan rectal.

INSTRUMENTACION QUIRURGICA FULLER PDF

Neoplasma terbagi atas jinak atau ganas. Neoplasma ganas disebut juga sebagai kanker cancer. SylviaA Price, Karsinoma atau kanker kolon ialah keganasan tumbuh lambat yang paling sering ditemukan daerah kolon terutama pada sekum, desendens bawah, dan kolon sigmoid.

Related Articles