APROKSIMASI KESALAHAN PDF

Pengertian Membilang dan Mengukur Kita mengenal istilah membilang menghitung dan mengukur, kedua istilah tersebut memiliki arti yang berlainan. Membilang menghitung merupakan sesuatu yang eksak pasti , contohnya: banyaknya siswa di suatu kelas, banyaknya buku dalam tas. Sedangkan mengukur merupakan pendekatan, seperti mengukur panjang, luas, masa, waktu dan sebagainya. Dalam pengukuran tingkat ketelitian sangatlah diperlukan, emakin teliti pengukuran kita, maka semakin akurat perolehan dari pengukuran tersebut. Pembuatan nilai terhadap hasil pengukuran dan tidak berlaku untuk hal yang sifatnya eksak disebut Aproksimasi. Pembulatan Kita kenal ada tiga cara pembulatan hasil pengukuran : 1.

Author:Kazrak Doutilar
Country:Cape Verde
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):28 July 2004
Pages:77
PDF File Size:16.65 Mb
ePub File Size:5.22 Mb
ISBN:670-2-87044-880-8
Downloads:63995
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Meztinris



Berapakah toleransinya? Sehingga salah mutlak dari hasil jumlah dua pengukuran tersebut adalah 0,1. Contoh 2 : Pengurangan Pengukuran Berapakah selisih antara hasil-hasil pengukuran 5 cm dan 3 cm? Sehingga salah mutlak dari hasil selisih pengukuran tersebut adalah 1 cm. Pembulatan ke banyaknya angka-angka desimal. Pembulatan ke banyaknya angka-angka signifikan angka-angka yang berarti. Semua angka adalah signifikan kecuali anngka nol yang digunakan untuk menyatakan tempat koma desimal. Contoh 31,0 mempunyai 3 angka signifikan.

Hasil kegiatan membilang berbeda dengan hasil dari kegiatan mengukur. Adapun perbedaannya adalah: Hasil membilang merupakan bilangan yang pasti sedang hasil dari mengukur berupa bilangan pembulatan atau pendekatan. Contoh kegiatan membilang menghitung. Banyaknya pensil dalam satu lusin. Banyaknya kelereng dalam satu kantong. Banyaknya murid kelas I Otomotif. Contoh hasil pengukuran adalah sebagai berikut : Tinggi badan Kahfi adalah cm. Berat suatu paket adalah gram. Volume cairan dalam botol adalah 2 liter.

Diketahui hasil pengukuran adalah , m. Jika hasil pengukuran itu dibulatkan ke meter terdekat adalah … Diketahui hasil pengukuran adalah 25, kg. Jika hasil pengukuran itu dibulatkan itu dibulatkan sampai dua tempat decimal adalah … kg. Banyaknya gol yang dicetak pada pertandingan piala dunia tahun Jumlah penduduk Bekasi tahun

AACE HYPERTHYROIDISM PDF

Navigasi pos

Besarnya kesalahan ini dapat diperkecil dengan menggunakan alat pengukur yang lebih teliti dan cara pengukuran yang lebih teliti pula. Akan tetapi, hasil pengukuran tidak akan pernah eksak sekalipun tidak terjadi kesalahan cara mengukurnya. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui pada setiap keadaan, sampai di mana kita dapat mempercayai pengukuran kita, yaitu kita harus mengetahui kesalahan maksimum yang dapat di tenggang. Berikut ini akan diuraikan beberapa macam kesalahan : Salah Mutlak Persentase Kesalahan Salah Mutlak Pandanglah pengukuran suatu panjang baut.

BIBLIA MESIANICA PDF

Unknown On Rabu, 10 April A. Pengertian Membilang dan Mengukur Kita mengenal istilah membilang menghitung dan mengukur, kedua istilah tersebut memiliki arti yang berlainan. Membilang menghitung merupakan sesuatu yang eksak pasti , contohnya: banyaknya siswa di suatu kelas, banyaknya buku dalam tas. Sedangkan mengukur merupakan pendekatan, seperti mengukur panjang, luas, masa, waktu dan sebagainya.

PELCO WCS1-4 PDF

Berapakah toleransinya? Sehingga salah mutlak dari hasil jumlah dua pengukuran tersebut adalah 0,1. Contoh 2 : Pengurangan Pengukuran Berapakah selisih antara hasil-hasil pengukuran 5 cm dan 3 cm? Sehingga salah mutlak dari hasil selisih pengukuran tersebut adalah 1 cm. Pembulatan ke banyaknya angka-angka desimal.

COMO HACER UN FAMILIOGRAMA PDF

Pada pembahasan kesalahan di atas, nilai sebenarnya telah diketahui. Namun demikian pada sebagian besar permasalahan pengukuran nilai sebenarnya ini belum diketahui. Jika nilai sebenarnya tidak atau belum diketahui, maka rumusan persamaan sampai dengan persamaan tidak dapat digunakan. Untuk itu diperlukan adanya suatu rumusan lain yang dapat dipakai untuk memperkirakan seberapa besar kesalahan dari suatu pengukuran. Misal seseorang melakukan pengukuran terhadap lebar dari meja, lebar meja yang sebenarnya tidak diketahui.

Related Articles