DISTOSIA BAHU PDF

Menentukan apakah bayi besar atau tidak kadang-kadang sulit. Hal ini dapat diperkirakan dengan cara : 1. Keterunan atau bayi yang lahir terdahulu besar dan sulit melahirkan dan adanya diabetes melitus 2. Kenaikan berat badan yang berlebihan tidak oleh sebab lainnya eodem dan sebagainya 3. Pemeriksaan teliti tentang disproporsi Sefalo atau Feto-pelvik dalam hal ini dianjurkan untuk mengukur kepala bayi dengan ultrasonografi 4.

Author:Takree Milkree
Country:Hungary
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):18 November 2014
Pages:420
PDF File Size:18.85 Mb
ePub File Size:11.17 Mb
ISBN:478-4-14827-980-9
Downloads:24146
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dourn



Distosia Bahu a. Pengertian Distosia Bahu Distosia bahu adalah tersangkutnya bahu janin dan tidak dapat dilahirkan setelah kepala janin dilahirkan. Distocia bahu terjadi karna kesulitan melahirkan bahu bayi, karena bayi lahir dengan berat gram, panjang 54 cm atau bayi Makrosomia. Makrosomia adalah bayi lahir yang beratnya lebih dari gr. Bayi makrosomia yang dapat menyebabkan distosia jika beratnya melebihi gr.

Penyebab utama dari Makrosomia ialah ibu Diabetes, Keturunan orang tua besar , dan Multiparitas. Bayi cukup bulan biasanya memiliki ukuran bahu yang lebih besar dari kepalanya, sehingga mempunyai resiko terjadinya Distocia bahu.

Perbedaan Distosia Bahu 1. Distosia Bahu Anterior - Posterior Tinggi : Tampak kepala yang lahir terjepit vulva atau tertariknya kembali kepala kedalam vulva, hal ini mencerminkan bahu terfiksasi pada pintu masuk pelvis. Distosia Bahu Melintang Dalam : Bahu berakomodasi buruk terhadap oval panjang pelvis, sehingga bahu tidak mengalami rotasi interna yang diharapkan dan tidak akan terjadi pula rotasi eksterna pada kepala.

Insidensi Kasus Distocia bahu tidak dapat di prediksi kapan akan terjadi dan belum ada cara untuk memastikan kapan akan terjadi Distocia bahu saat persalinan. Insidensi dapat meningkat dengan adanya peningkatan ukuran badan bayi dan hampir mendekati 1 : kelahiran di masyarakat eropa yg akan berbeda di masyarakat lain. Distocia bahu juga dapat disebabkan kelainan tenaga, kelainan letak dan bentuk janin, serta kelainan jalan lahir. Distosia bahu dapat mengakibatkan terjadinya perlukaan pada pleksus brakialis bayi kemungkinan karena penarikan kepala yang berlebihan.

Tanda dan Gejala Tanda-tanda dan gejala-gejala Distosia bahu : a. Kepala bayi lahir tapi tetap berada di vagina b. Kepala bayi tidak melakukan putaran paksi luar c. Kepala bayi sangkut di perineum, seperti masuk kembali ke dalam vagina kepala kura-kura E.

Diagnosa Distosia bahu dapat dikenali apabila didapatkan adanya : a. Kepala bayi sudah lahir, tetapi bahu tertahan dan tidak dapat dilahirkan. Kepala bayi sudah lahir, tetapi tetap menekan vulva dengan kencang. Dagu tertarik dan menekan perinium. Tarikan pada kepala gagal melahirkan bahu yang terperangkap di belakang simfisis pubis.

Begitu Distocia bahu di kenali, maka prosedur tindakan untuk menolongnya harus segera di lakukan. Faktor Resiko 1. Janin besar macrossomia , distosia bahu lebih sering terjadi pada bayi dengan berat lahir yang lebih besar, meski demikian hampir separuh dari kelahiran doistosia bahu memiliki berat kurang dari g. Ibu dengan obesitas 5. Kehamilan posterm, dapat menyebabkan distosia bahu karena janin terus tumbuh setelah usia 42 mingu.

Upaya Pencegahan Upaya yang bisa di lakukan ialah : a. Indensifkasi dan obati diabetes pada ibu c. Selalu bersiap-siap apabila terjadi distocia d.

Kenali adanya distocia seawall mungkin. Upaya mengejan, menekan suprapubis atau pundus dan traksi berpotensi meningkatkan resiko cedera pada janin e. Perhatikanlah waktu dan segera minta perlolongan begitu distocia diketahuhi. Bantuan diperlukan untuk membuat posisi McRoberts pertolongan persalinan resusitasi bayi dan tindakan anastesia bila perlu. Penanganan Prinsip utama dalam penanganan distosia bahu adalah melahirkan badan bayi sesegera mungkin dengan beberapa teknik berikut : 1.

Membuat episiotomi yang cukup luas untuk mengurangi obstruksi jaringan lunak dan memberi ruangan yang cukup untuk tindakan. Lakukan posisi McRoberts dengan meminta ibu untuk menekuk kedua tungkainya dan mendekatkan lututnya sejauh mungkin ke arah dadanya dalam posisi ibu berbaring terlentang.

Meminta bantuan 2 asisten untuk menekan fleksi kedua lutut ibu ke arah dada. Catatan : hindari tarikan yang berlebihan pada kepala yang dapat mengakibatkan trauma pada fleksus brakhialis. Catatan : jangan menekan fundus karena dapat mempengaruhi bahu lebih lanjut dan dapat mengakibatkan ruptur uteri. Contoh langkah penanganan No. Ini akan memberikan ruangan untuk bahu depan agar dapat bergerak dibawah simfisis pubis.

Setelah melakukan prosedur pertolongan persalinan Distosia bahu, tindakan selanjutnya adalah melakukan proses dekontaminasi dan pencegahan infeksi pasca tindakan serta perawatan pasca tindakan.

EVENT MANAGEMENT LYNN VAN DER WAGEN PDF

Makalah Distosia Bahu

Pengertian Distosia Bahu Distosia bahu adalah peristiwa dimana tersangkutnya bahu janin dan tidak dapat dilahirkan setelah kepala janin dilahirkan. Distosia bahu adalah kelahiran kepala janin dengan bahu anterior macet diatas sacralpromontory karena itu tidak bisa lewat masuk ke dalam panggul. Distosia bahu adalah kegawatan obstetri di mana satu atau kedua bahu bayi terjebak di atas pinggir panggul. Distosia bahu adalah peristiwa dimana tersangkutnya bahu janin dan tidak dapat dilahirkan setelah kepala janin dilahirkan. Penilaian Klinik a.

ISO 22901 1 PDF

Persalinan Macet di Tengah Jalan (Distosia): Penyebab dan Penanganannya

Damar Upahita - Dokter Umum Setiap calon ibu tentu menginginkan proses melahirkan yang berjalan mulus tanpa hambatan. Namun, bukannya tidak mungkin persalinan bisa saja macet di tengah jalan distosia , sehingga akhirnya Anda diharuskan menjalani operasi caesar. Langsung saja, mari simak ulasan lengkap seputar persalinan macet distosia berikut ini! Apa itu persalinan macet distosia?

ACOUSTICS AND ELECTROACOUSTICS ROSSI PDF

Simfsiotomi 1. Tekanan ringan pada suprapubic Dilakukan tekanan ringan pada daerah suprapubik dan secara bersamaan dilakukan traksi curam bawah pada kepala janin. Tekanan ringan dilakukan oleh asisten pada daerah suprapubic saat traksi curam bawah pada kepala janin. Maneuver ini terdiri dari melepaskan kaki dari penyangga dan melakukan fleksi sehingga paha menempel pada abdomen ibu Tindakan ini dapat menyebabkan sacrum mendatar, rotasi simfisis pubis kearah kepala maternal dan mengurangi sudut inklinasi. Meskipun ukuran panggul tak berubah, rotasi cephalad panggul cenderung untuk membebaskan bahu depan yang terhimpit. Maneuver Mc Robert Fleksi sendi lutut dan paha serta mendekatkan paha ibu pada abdomen sebaaimana terlihat pada panah horisontal. Asisten melakukan tekanan suprapubic secara bersamaan panah vertikal Analisa tindakan Maneuver Mc Robert dengan menggunakan x-ray Ukuran panggul tak berubah, namun terjadi rotasi cephalad pelvic sehingga bahu anterior terbebas dari simfisis pubis 3.

Related Articles